Polda Aceh Bangun 23 Sumur Bor Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Terdampak Bencana di Tamiang

Headline, News180 Dilihat

KilasAceh.co – Kepolisian daerah Polda Aceh bangun serta mengaktifkan 23 sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang dengan tujuan mempercepat pemulihan pascabencana.

Kapolda Aceh Irjen Marzuki mengatakan sumur bor ini merupakan bagian dari upaya kemanusiaan Polri dalam mAli emastikan akses dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya air bersih yang sangat dibutuhkan pascabencana banjir.

“Polda Aceh berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih pascabencana dan 23 titik sumur bor telah aktif dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Marzuki, Sabtu 20 Desember 2025.

Kapolda menambahkan satu hari sebelumnya, personel Polda Aceh telah melakukan penggalian tujuh sumur bor di lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat di antaranya di Masjid Miftahul Jannah Dusun Mesjid Desa Payah Rahat, Kampung Suka Mulia Dusun Rukun

Kemudian Masjid Istiqamah Kampung Suka Mulya, Kampung Suka Mulya Dusun Keluarga, Masjid Nurul Iman Kampung Tanjung Seumantoh, Masjid Nurut Taqwa Dusun Masjid Desa Medang Ara, serta Sekolah Dasar Suka Mulia Paya Raja di Desa Suka Mulia Upah.

Ia menambahkan pembangunan sumur bor tidak berhenti pada 23 titik saja. Ke depan, Polda Aceh merencanakan pembangunan hingga 300 titik sumur bor yang akan tersebar di 216 desa pada 12 kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak bencana.

“Pembangunan hingga 300 titik sumur bor yang akan tersebar di 216 desa pada 12 kecamatan, dengan sasaran utama masjid dan mushala, puskesmas, sekolah, lokasi pengungsian, serta fasilitas umum lainnya,” sebut Kapolda.

Dengan keberadaan sumur bor ini, lanjut Kapolda dapat membantu mempercepat pemulihan masyarakat serta mendukung aktivitas ibadah, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.

Dan menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam meringankan beban dan mempercepat pemulihan kehidupan warga terdampak bencana secara berkelanjutan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *