Harga Cabai Merah di Aceh Tembus Rp 200 Ribu per Kilo

Ekonomi, Headline144 Dilihat

KilasAceh.co – Harga cabai merah di pasar tradisional Lambaro Aceh Besar naik di sekitar Rp 200 ribu perkilogramnya dari harga sebelumnya Rp 100 ribu perkilogram.

Kenaikkan tersebut akibat dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah Aceh. Sehingga pasokan bahan pokok tersendat.

Plt Kadis UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Aceh Besar Sulaimi mengatakan kenaikan harga tidak hanya cabai merah. Kenaikan juga terjadi pada sejumlah bahan pokok lainnya seperti cabai rawit yang mengalami kenaikkan Rp83 ribu perkilogram dari harga Rp30 ribu perkilogram. Sementara telur ayam ras naik dari Rp57 ribu menjadi Rp65 ribu per papan.

“Banjir yang melanda di sejumlah wilayah di Aceh membuat jembatan putus dan jalan digenangi air sehingga mengganggu distribusi kebutuhan pokok,” katanya, Jumat 28 November 2025.

Ia mengatakan pantauan di lapangan, stok cabai dan komoditas lain memang menipis akibat minimnya suplai dari sentra produksi.

“Memang saat ini kenaikan harga cabai merah cukup tinggi, ini dikarenakan pemasok utama daerah Pidie, Bener Meriah dan Aceh Tengah. Daerah ini terdampak bencana banjir, sehingga pasokan ke pasar sangat terbatas,” ucapnya.

Terkait pasokan dan kenaikan harga sejumlah bahan pokok tersebut, lanjut Sulaimi, pihaknya akan terus memantau serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga kelancaran pasokan selama banjir yang melanda di sejumlah wilayah di Aceh.

“Akan terus kita pantau dan melakukan koordinasi terkait pasokan dan harga sejumlah bahan pokok tersebut,” ungkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *