KilasAceh.co – Dua Srikandi PDI Perjuangan Lampung menyerahkan secara langsung kepada korban banjir di Pidie Jaya, Sabtu 27 Desember 2025.
Penyerahan bantuan tersebut dipimpin langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Winarti dan wakil ketua bidang bencana, kesehatan, perempuan dan anak Budhi Condrowati, serta dihadiri tim DPD PDI Perjuangan Aceh.
Winarti mengatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan tanggung jawab moral dan ideologis PDI Perjuangan terhadap rakyat.
“Gotong royong adalah jiwa PDI Perjuangan. Ketika rakyat Aceh tertimpa musibah banjir, kami hadir langsung untuk memastikan bantuan sampai, sekaligus menunjukkan bahwa partai tidak pernah menjauh dari penderitaan rakyat,” ujar Winarti.
Sementara itu, Budhi Condrowati menekankan pentingnya kepemimpinan perempuan dalam penanganan bencana yang mengedepankan empati dan perlindungan kelompok rentan.
“Penanganan bencana harus berangkat dari rasa kemanusiaan. Perempuan, anak-anak, dan keluarga terdampak harus menjadi prioritas. Kepemimpinan perempuan PDI Perjuangan hadir untuk memastikan nilai itu berjalan di lapangan,” kata Budhi.
Sebelumnya, bantuan kemanusiaan PDI Perjuangan telah disalurkan di Kecamatan Merdu dan Kecamatan Merah Dua, meliputi enam gampong terdampak banjir, yakni Dayah Husein, Pante Beureune, Beuringen, Teupin Pukat, Beurawang, dan Blang Cut.
Jenis bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pangan, sandang, dan perlengkapan ibadah, antara lain telur, biskuit/roti/snack, mie instan, Alquran, celana dalam perempuan dan anak-anak, handuk, selimut, sarung, hijab, serta kaos laki-laki.
Distribusi dilakukan oleh kader dan relawan PDI Perjuangan dengan pendampingan pengurus DPD PDI Perjuangan Aceh dan DPC Pidie Jaya agar bantuan tepat sasaran.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Aceh, yang mendampingi langsung kegiatan di lapangan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan DPD PDI Perjuangan Lampung.
“Kehadiran langsung pimpinan perempuan dari DPD Lampung memperlihatkan kepemimpinan yang bekerja dengan hati dan disiplin organisasi. Ini adalah praktik nyata politik kerakyatan PDI Perjuangan yang selalu hadir bersama rakyat,” ujarnya.
Aksi kemanusiaan ini menegaskan komitmen PDI Perjuangan untuk terus menjadikan gotong royong, kepemimpinan perempuan, dan keberpihakan kepada rakyat sebagai fondasi perjuangan, melampaui batas wilayah demi kemanusiaan dan persatuan bangsa.








