Berkat Video Viral, Antarkan Relawan Pertamina Tembus Kampung Sunting yang Terisolasi

Headline, News138 Dilihat

KilasAceh.co – Berawal dari vidio viral milik Zulkarnain di media sosial, tim relawan Pertamina Peduli posko Aceh Tamiang bergerak untuk mencari desa Sunting yang masih terisolasi pasca bencana banjir.

Dalam video tersebut, Zulkarnain warga desa Sunting itu memposting tentang kondisi desa dan rumahnya yang rata dengan tanah di terjang bencana banjir.

Zulkarnain pemuda berusia 37 tahun yang memiliki ketidaksempurnaan fisik, namun tetap bersemangat mencari puing-puing rumahnya yang masih bisa dimanfaatkan.

Empat relawan pekerja serta tiga tenaga medis langsung menuju lokasi dengan jarak tempuh 23 kilometer dari pusat kota Aceh Tamiang.

Haryati Victoria, salah satu dokter relawan Pertamina Peduli mengatakan untuk menuju lokasi memakan waktu tiga jam karena kondisi jalan dipenuhi lumpur akibat banjir.

“Bisanya cuma 45 menit. Tapi karena kondisi jalan berlumpur memakan waktu tiga jam,” kata dokter RS Pertamina Prabumulih itu.

Sulitnya akses menuju lokasi, masyarakat korban banjir belum mendapatkan bantuan medis maupun obat-obatan yang cukup. Bahkan, pakaian yang dikenakan masih pakaian yang sama saat kejadian, karena terbatasnya bantuan masuk ke wilayah itu

“Setiba di desa Sunting, kita melihat belum ada bantuan medis sama sekali. Banyak warga yang membutuhkan penanganan, termasuk ibu hamil tujuh bulan dan para lansia,” ujar Haryati

Bahkan, lanjut Haryati salah satu warga Sunting atas nama Ishak (75) terpaksa dievakuasi akibat sesak nafas yang dideritanya. Dari pemeriksaan awal, tim medis menemukan indikasi pembengkakan jantung dan kemungkinan cairan di paru-paru.

“Dengan keterbatasan obat yang kami bawa, akhirnya beliau kami evakuasi menggunakan motor menuju ambulans dan dirujuk ke RSUD Langsa,” tambah Haryati.

Kehadiran tim medis Pertamina Peduli disambut hangat oleh warga disana. Selain memberikan layanan medis, relawan juga memberikan bantuan sembako serta bahan pokok makanan cepat saji.

Selain itu, relawan Pertamina Peduli juga memberikan layanan Trauma Healing kepada anak-anak untuk membantu pemulihan kondisi psikologis anak pasca bencana banjir

“Anak-anak kita berikan beberapa permainan ringan seperti bermain kuis dan tebak tebakan. Tujuannya biar anak-anak bisa kembali ceria dan tertawa,” ucapnya.

Sementara Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa Pertamina Group berkomitmen untuk hadir membantu masyarakat terdampak bencana Sumatera.

Para relawan akan terus mencoba untuk memasuki wilayah terisolir, menyusuri medan berat demi memberikan layanan kesehatan dan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat.

“Pertamina Peduli berupaya hadir langsung di tengah masyarakat yang paling membutuhkan, termasuk di daerah yang belum tersentuh bantuan. Kami percaya kehadiran relawan, tenaga medis, dan bantuan kemanusiaan dapat meringankan beban warga serta membantu proses pemulihan pascabencana,” ujar Baron.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *